Penelitian ini bertujuan untuk menegetahui hubungan daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata tangan dengan hasil smash bola voli dalam kegiatan pengembangan diri bola voli. jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh yang berjumlah 12 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu vertical jump,tes koordinasi mata tangan dan tes smash bola voli. Berdasarkan analisa data yang dilakukan diperoleh kesimpulan. Bahwa pada taraf signifikan 0,05 dan hubungan daya ledak otot tungkai dengan hasil smash bola voli terdapat = 0,597 lebih besar dari 0,576 dengan kategori cukup kuat. Kemudian pengujian hipotesis dilanjutkan dengan pengujian signifikan korelasi uji t. Ternyata didapati 2,35. Untuk kesalahan 0.05, maka diperoleh 2,179. Ternyata hasil 2,35 > 2,179 sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Selanjutnya pada taraf signifikan 0,05 hubungan koordinasi mata tangan dengan hasil smash bola voli terdapat = 0,641 lebih besar dari 0,576 dengan kategori kuat. Kemudian pengujian hipotesis dilanjutkan dengan pengujian signifikan korelasi uji t. Ternyata didapati 2,657. Untuk kesalahan 0.05, maka diperoleh 2,179. Ternyata hasil 2,35 > 2,179 sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Kemudian bahwa pada taraf signifikan 0,05 Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai dan Koordinasi Mata Tangan Dengan Hasil Smash Bola Voli sebesar = 0,707 lebih besar dari pada = 0,576 dengan kategori kuat. Dan melakukan uji F untuk melihat signifikan data dimana hasil = 4,98 lebih besar dari = 4,26. Maka data tersebut signifikan. Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dalam hal ini berarti terdapat hubungan yang signifikan antara daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata tangan secara bersama – sama dengan hasil smash bola voli dalam kegiatan pengembangan diri bola voli siswa di SMA Negeri 1 Tempuling
Copyrights © 2025