Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan soal berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS) dalam meningkatkan pemahaman konsep Hukum Newton pada siswa SMA. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain Pretest Post-test control group yang melibatkan dua kelas XI, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan soal KPS dan kelas kontrol yang menggunakan soal konvensional. Instrumen penelitian terdiri dari 30 soal pilihan ganda berbasis konteks Hukum Newton. Data dianalisis menggunakan N-Gain untuk melihat peningkatan pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rata-rata N-Gain sebesar 43% dengan kategori kurang efektif, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata N-Gain sebesar 59% dengan kategori cukup efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa pada kondisi penelitian ini, penggunaan soal berbasis KPS belum memberikan peningkatan pemahaman konsep yang lebih tinggi dibandingkan soal konvensional. Faktor seperti kemampuan awal siswa yang lebih beragam, kompleksitas soal KPS, serta tuntutan analisis data yang lebih tinggi diduga memengaruhi capaian hasil belajar.
Copyrights © 2025