Penelitian ini bertujuan menganalisis sikap ilmiah siswa kelas X E2 SMAN 11 Muaro Jambi setelah mengikuti pembelajaran fisika berbasis inkuiri terstruktur berbantuan Virtual Laboratory pada materi pengukuran. Penelitian menggunakan desain one-shot case study dengan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 20 siswa. Data diperoleh melalui angket sikap ilmiah yang mencakup tujuh indikator. Hasil menunjukkan bahwa sikap ilmiah siswa berada pada kategori Baik dengan persentase 76%, sementara indikator tertinggi adalah peka terhadap lingkungan sebesar 84%. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan inkuiri terstruktur berbantuan Virtual Laboratory efektif dalam mendukung pengembangan sikap ilmiah siswa.
Copyrights © 2025