Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara model Problem Based Learning (PBL) dan pembelajaran konvensional pada materi fluida statis di kelas XI SMK 1 Muaro Jambi. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan dua kelas, XI TKJ sebagai kelas PBL dan XI BDP sebagai kelas konvensional. Hasil menunjukkan bahwa kelas PBL mengalami peningkatan nilai yang lebih tinggi, dari 28 menjadi 91, sedangkan kelas konvensional meningkat dari 38 menjadi 79. Nilai N-gain kelas PBL sebesar 87 (kategori tinggi), lebih besar dibandingkan kelas konvensional sebesar 67 (kategori sedang). Hasil angket juga menunjukkan bahwa siswa pada kelas PBL memiliki sikap ilmiah yang lebih baik. Dengan demikian, model PBL terbukti lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan hasil belajar fluida statis
Copyrights © 2025