Penelitian ini menganalisis bentuk kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam penguatan ketahanan pangan melalui pengelolaan Dana Desa di Desa Cigalontang. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen untuk memperoleh gambaran tentang proses kerja sama, faktor pendorong, serta hambatan kolaborasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelibatan masyarakat cukup optimal pada tahap pelaksanaan, terutama dalam kegiatan gotong royong, namun peran warga masih minim pada fase perencanaan dan evaluasi. Faktor kepercayaan, kepemimpinan desa, dan budaya lokal mendorong terciptanya sinergi, sedangkan tantangan utama meliputi keterbatasan pengetahuan kebijakan, kapasitas aparatur, dan dominasi elite lokal. Studi ini, dengan mengacu pada pendekatan partisipatif, menegaskan pentingnya dialog yang setara antaraktor dalam tata kelola program desa. Penelitian ini dapat menjadi rujukan untuk pengembangan strategi partisipasi warga pada seluruh siklus program, serta membuka peluang riset perbandingan di desa dengan karakteristik sosial yang berbeda.
Copyrights © 2025