Penelitian ini menganalisis keterkaitan antara carbon emission disclosure, eco-efficiency, serta cash holding terhadap nilai perusahaan yang bergerak di sektor energi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2024. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis regresi data panel, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa carbon emission disclosure dan cash holding berpengaruh positif secara signifikan terhadap nilai perusahaan. Sebaliknya, eco-efficiency memberikan pengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Namun, secara bersama-sama ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian ini dapat dijelaskan melalui perspektif Signaling Theory, carbon emission disclosure dan cash holding menjadi sinyal positif bagi investor, mencerminkan komitmen terhadap lingkungan dan kesiapan dalam mengelola risiko keuangan. Namun, eco-efficiency yang diukur melalui sertifikasi ISO 14001 berdampak negatif, hal ini bisa terjadi karena investor belum melihat adanya keuntungan finansial langsung dari biaya implementasi tersebut. Oleh karena itu, temuan ini menekankan pentingnya strategi keberlanjutan serta pengelolaan aset internal dalam memengaruhi penilaian investor terhadap nilai suatu perusahaan.
Copyrights © 2025