Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan dan risiko going concern PT Telkom Indonesia Tbk pada periode pasca transformasi digital 2023–2025. Analisis dilakukan menggunakan rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas, serta penilaian risiko going concern melalui rasio Cash Flow to Total Liabilities. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas Telkom berada pada tingkat rendah namun masih wajar untuk industri telekomunikasi. Solvabilitas perusahaan memperlihatkan struktur permodalan yang semakin sehat dengan penurunan ketergantungan pada utang setelah transformasi digital. Profitabilitas tetap kuat meskipun fluktuatif, sedangkan efektivitas penggunaan aset cenderung menurun akibat meningkatnya investasi infrastruktur digital. Analisis risiko going concern menunjukkan penurunan rasio kemampuan arus kas dalam menutupi kewajiban, namun masih berada dalam batas aman bagi keberlangsungan usaha. Secara keseluruhan, transformasi digital mendukung stabilitas keuangan Telkom, meskipun perusahaan perlu meningkatkan produktivitas aset dan memperkuat manajemen arus kas untuk mempertahankan keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2025