Penelitian bertujuan untuk memproduksi serta penetapan biaya jual pada UMKM Tenun Heybajo di Labuan Bajo, dengan fokus pada pengaruh tekhnik perhitungan HPP terhadap keputusan harga jual. Tenun Heybajo menjumpai rintangan didalam menentukan biaya jual yang tepat, mengingat biaya bahan baku serta tenaga kerja yang tinggi akibat proses produksi manual. Metode penelitian yang digunakan adalah campuran (mixed method), dengan pendekatan kuantitatif untuk memperoleh data numerik serta kualitatif untuk mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi penetapan harga jual. Berdasarkan analisis biaya produksi, ditemukan bahwa penggunaan metode tradisional menghasilkan HPP besarmua Rp 930.000, sementara teknik full costing mencatatkan HPP besarnya Rp 990.000. Selisihnya terlaksana sebab perhitungan tarif overhead yang lebih rinci dalam tekhnik full costing. Kedua tekhnik tersebut menghasilkan biaya jual yang hampir sama, namun tekhnik full costing lebih sesuai didalam menggambarkannya tarif yang sebenarnya. Penetapan tarif jual melalui tekhnik cost plus pricing pada kedua cara menunjukkan tarif jual yang sesuai melalui margin keuntungan yang diharapkan yakni besarnya 30% melalui hasil tarif yang lebih tinggi dalam tekhnik full costing, yakni Rp 1.287.000. Penelitiannya menganjurkan penggunaan tekhnik full costing guna UMKM yang ingin lebih akurat dalam menentukan harga jual dan mengoptimalkan keuntungan, sambil mempertahankan daya saing di pasar.
Copyrights © 2025