Kedatuan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim terbesar di Asia Tenggara pada abad ke-7 hingga ke-13 Masehi. Sungai Musi menjadi jalur vital dalam menopang kejayaannya, baik sebagai sarana transportasi maupun pusat perdagangan internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis peninggalan arkeologis di Sungai Musi, menjelaskan makna historisnya, serta menelaah nilai pentingnya bagi generasi modern. Hasil kajian menunjukkan ditemukannya artefak berupa keramik, manik-manik, koin, hingga cermin perunggu yang menegaskan peran Sriwijaya sebagai pusat perdagangan, kebudayaan, agama Buddha, dan diplomasi internasional. Temuan tersebut memperlihatkan pentingnya pelestarian warisan budaya demi memperkuat identitas kebangsaan dan menumbuhkan kesadaran sejarah di era modern.
Copyrights © 2025