Problematika dalam Pendidikan Agama Islam di era Merdeka belajar memiliki banyak probematika dalam pelaksanaanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di SMPN 9 Ogodeide. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika guru PAI dapat dikelompokkan ke dalam tiga aspek utama, berupa pemahaman guru terhadap Kurikulum Merdeka yang masih terbatas, terutama pada integrasi pembelajaran berbasis proyek, adanya keterbatasan sarana prasarana, khususnya fasilitas teknologi; dan adanya kesiapan guru yang masih beragam serta dukungan sekolah yang belum optimal. Pembaharuan kurikulum sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran karena dengan pembaharuan itu maka proses, model, atau metode pembelajaran akan semakin efektif dan efisien, serta akan mengalami kemajuan guna meningkatkan kualitias pendidikan di Indonesia untuk menjadikan pendidikan di Indonesia semakin baik. Kurikulum dan pembelajaran merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Sebagai suatu rencana atau program, kurikulum tidak akan bermakna manakala tidak diimplementasikan dalam bentuk pembelajaran. Temuan ini menunjukkan perlunya pelatihan intensif dan dukungan dari fasilitas agar implementasi Kurikulum Merdeka dapat berjalan efektif.
Copyrights © 2025