Penelitian ini mensintesis perkembangan diskursus Good Corporate Governance (GCG) dalam akuntansi 2020–2025 melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Fokusnya pada peran mekanisme tata kelola terhadap kualitas pelaporan keuangan. Hasil menunjukkan dikotomi efektivitas: mekanisme eksternal, terutama independensi audit, konsisten meningkatkan kualitas laporan; sementara mekanisme internal seperti komisaris independen dan komite audit sering terjebak formalitas tanpa kompetensi substantif. Kontribusi utama penelitian ini adalah pergeseran paradigma Good Corporate Governance dari kerangka normatif statis menuju model adaptif berbasis blockchain dan kecerdasan buatan (AI). Integrasi teknologi memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta relevansi akuntansi menghadapi keberlanjutan dan disrupsi digital.
Copyrights © 2026