Karyawan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) menghadapi tuntutan kerja yang tinggi serta paparan emosional dari berbagai kasus kekerasan, sehingga berisiko mengalami stres kerja, kelelahan emosional, dan compassion fatigue. Kondisi tersebut menuntut adanya strategi koping adaptif yang mampu membantu staf dalam mengelola tekanan psikologis. Mindfulness dipilih sebagai pendekatan psikoedukasi karena terbukti efektif dalam meningkatkan regulasi emosi, menurunkan stres, dan memperkuat ketahanan psikologis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan psikoedukasi mindfulness dan menilai efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman serta kemampuan pengelolaan stres pada staf UPT PPA Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan meliputi pemberian materi, demonstrasi teknik mindfulness, dan latihan praktik langsung, disertai pengukuran pretest dan posttest. Hasil analisis menunjukkan peningkatan skor yang signifikan antara pretest (M=55.8) dan posttest (M=84.2) dengan p < 0.001. Temuan ini mengindikasikan bahwa psikoedukasi mindfulness mampu memberikan dampak positif yang nyata terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan staf dalam mengelola stres. Kegiatan ini menunjukkan bahwa mindfulness merupakan strategi koping adaptif yang relevan dan efektif untuk mendukung kesejahteraan psikologis tenaga layanan di UPT PPA.
Copyrights © 2025