Latar belakang: Syzygium aromaticum mengandung bahan aktif dengan potensi aktivitas biologis luas, namun memiliki keterbatasan stabilitas dan kelarutan pada sediaan konvensional. Pengembangan nanoemulsi berbasis bahan alam diperlukan untuk meningkatkan stabilitas dan efektivitas penghantaran senyawa aktif. Tujuan: Tujuan dari formulasi ini untuk mengetahui karakteristik nanoemulsi S.aromaticum. Metode: Formula terdiri dari F1 (30%, dan 15%), F2 (35%, 20%), F3 (40%, 25%). Evaluasi formula dilakukan dengan pengujian organoleptik, homogenitas, stabilitas fisik, dan analisis ukuran droplet menggunakan Particle Size Analyzer (PSA). Hasil: Sediaan nanoemulsi yang dihasilakan berwarna kuning kental kecoklatan berbau khas cengkeh dengan ukuran partikel yang memenuhi kriteria nanoemulsi F2 (6.96 nm), dan F3 (9.07), Nilai transmitan yang paling baik > 95% yaitu F3 (99.2 %) dan formula paling stabil secara fisik ditandia dengan tidak adanya pemisahan fase, pengendapan dan kekeruhan selama kurang lebih 3 bulan adalah Formula 1. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menjadi landasan yang kuat untuk dilanjutkan ke uji aktivitas biologis (in vitro dan in vivo). Formula yang stabil dan berukuran nano harus diuji untuk membandingkan efektivitas antioksidan, antimikroba, atau antikanker nanoemulsi dengan sediaan konvensional untuk secara kuantitatif membuktikan peningkatan efektivitas penghantaran.
Copyrights © 2025