Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan prinsip ekologi yaitu interdependensi, recycling, partnership, fleksibilitas, dan diversity dalam manajemen Perpustakaan Daerah Kabupaten Sinjai serta merumuskan rekomendasi strategis pengelolaan perpustakaan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods dengan mengombinasikan analisis bibliometrik dan studi lapangan kualitatif. Analisis bibliometrik dilakukan terhadap 793 artikel terindeks database Dimensions periode 2021–2025 menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memetakan tren, klaster tema, dan arah kajian ekologi perpustakaan secara global. Studi lapangan dilakukan melalui observasi dan wawancara terbatas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sinjai, dengan analisis data menggunakan open coding untuk mengidentifikasi pola implementasi dan kendala penerapan prinsip ekologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip ekologi dalam manajemen perpustakaan belum optimal, terutama akibat keterbatasan infrastruktur teknologi informasi, akses digital, dan kapasitas sumber daya manusia. Meskipun demikian, terdapat praktik positif berupa pembinaan perpustakaan sekolah dan pemanfaatan ruang perpustakaan sebagai ruang publik multifungsi yang mencerminkan potensi penguatan ekosistem perpustakaan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa prinsip ekologi relevan sebagai kerangka konseptual dan praktis dalam membangun manajemen perpustakaan daerah yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan, serta berkontribusi pada pengembangan model pengelolaan perpustakaan berbasis ekologi di tingkat lokal.
Copyrights © 2025