Abstract: Desa Pulau Panjanag Hilir Kuantan Singingi merupakan salah satu desa yang sering terjadi banjir akibat dari meluapnya sungai Taluk. Dan bencana banjir ini sulit di cegat, dan hanya bisa di lakukan oleh masyarakat adalah meminimal kerugian akibat dari banjir tersebut. Dan mahasiswa yang kuliah Politeknik Caltex Riau (PCR) berasal dari desa tersebut mengusulkan dan berdiskusi dengan dosen mengenai masalah tersebut. Maka dari itulah muncul ide membuat alat yang dapat membantu warganya dengan membuat alat early warning system (EWS) bahaya banjir. Dan team kampus (PCR) melakukan kunjungan ke desa Pulau Panjang Hilir untuk berdiskusi dengan perangkat desa maka di sepakati kerja sama dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat dengan membuat alat EWS tersebut. Metodenya menggunakan sensor level untuk mengetahui kenaikan air sungai Taluk dan informasi kenaikan airnya dapat di pantau lewat IoT website secara riil serta bunyi alarm bila kondisi waspada, siaga dan bahaya. Dengan adanya ini warga dapat siap siaga menghadapi bahaya banjir dan barang – barang yang berharga sudah bisa di amankan. Dalam pengujiannya menggunakan pipa sebagai media penampung naiknya air sungai taluk yang menggunakan pompa air. Dalam pengujian sensor level dapat berfungsi dengan keberhasilan sebesar 98%.
Copyrights © 2025