Pendidikan adalah faktor terpenting yang menjadi indikator perkembangan individu. Akantetapi, bagaimana jadinya jika pendidikan dimonopoli, dipolitisasi dan dikapitalisasi, dijadikankeuntungan demi kepentingan segelintir kelompok. Pendidikan pada akhirnya tidak lagi sejalandengan spirit mengentaskan kebodohan, sebab pendidikan memiliki tendensi yang mengarahpada pemilik kepentingan. Tulisan ini berupaya menggelar wacana pendidikan yang murni denganspirit idealisme bagi para agensi pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka denganmenggunakan pendekatan deduktif melalui metode deskriptif-interpretatif atas sebuah aliran dalamfilsafat pendidikan, idealisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun sikap idealismedemi terciptanya iklim pendidikan yang murni dan bebas kepentingan. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa sikap idealisme bagi para agensi pendidikan sangat diperlukan dalammenciptakan lingkungan pendidikan yang ideal. Langkah-langkah yang diperlukan yaitu dengancara memisahkan antara kepentingan pribadi dan kelompok agar pendidikan dapat sampai padatujuan akhirnya yaitu melahirkan insan kamil, pribadi yang unggul yang berkarakter denganmenjunjung tinggi nilai integritas.Kata Kunci: Pendidikan, idealisme, filsafat.
Copyrights © 2016