Abstrak Sistem pertahanan udara merupakan elemen vital dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara, khususnya di kawasan strategis seperti Ibu Kota Negara (IKN). Perkembangan ancaman udara modern seperti rudal balistik, drone, dan perang siber menuntut adanya sistem pertahanan udara yang adaptif, terintegrasi, dan berbasis teknologi modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem pertahanan udara berbasis teknologi modern dalam memperkuat pertahanan Ibu Kota Negara, serta mengidentifikasi upaya optimalisasi penerapannya agar efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur, wawancara, dan observasi terhadap satuan pertahanan udara. Analisis dilakukan dengan teknik reduksi data dan triangulasi untuk memperoleh validitas hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi modern seperti Artificial Intelligence (AI), Network Centric Warfare (NCW), Cyber Defense, dan Nano Satellite dapat meningkatkan efektivitas sistem deteksi dini, integrasi komando dan kendali, serta kecepatan respons terhadap ancaman udara. Implementasi sistem pertahanan udara berbasis Defense in Depth Trimatra yang melibatkan TNI AD, TNI AL, dan TNI AU mampu mewujudkan perlindungan berlapis terhadap wilayah IKN sebagai pusat gravitasi nasional. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi modern dalam sistem pertahanan udara menjadi kebutuhan strategis untuk menghadapi ancaman multidomain. Penerapan sistem pertahanan udara modern diharapkan dapat memperkuat daya tangkal, meningkatkan kesiapsiagaan, dan menjamin keamanan Ibu Kota Negara dalam rangka menjaga kedaulatan dan pertahanan nasional.
Copyrights © 2025