Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya usaha laundry di Yogyakarta, menghadapi tantangan pencatatan keuangan sistematis dan pemisahan keuangan pribadi-usaha, menghambat akses pembiayaan formal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan menerapkan sistem akuntansi sederhana berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada Uni Laundry dan Berkah Laundry 2. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan purposive sampling dua pemilik usaha, data dikumpul melalui observasi terstruktur, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, dianalisis model Miles-Huberman dengan triangulasi sumber. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman pemilik dalam pencatatan transaksi harian, pemisahan arus kas, dan penyusunan laporan laba rugi sederhana, memungkinkan pengambilan keputusan berbasis data. Implementasi efektif untuk pengelolaan keuangan berkelanjutan meski terkendala waktu. Penelitian lanjutan disarankan mixed-methods longitudinal lintas sektor.
Copyrights © 2026