Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi guru PAUD dalam komunitas belajar sebagai strategi pengembangan keprofesian berkelanjutan di Kecamatan Banyuwangi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus pada tiga lembaga PAUD. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas belajar menjadi wadah yang efektif bagi guru untuk berbagi praktik baik, meningkatkan kompetensi pedagogik, serta memperkuat kolaborasi profesional. Namun, terdapat kendala seperti rendahnya kemampuan teknologi informasi dan minimnya dukungan institusi. Penelitian ini menegaskan pentingnya keberlanjutan dan penguatan komunitas belajar melalui kebijakan yang mendukung serta adaptif terhadap kebutuhan guru.
Copyrights © 2025