Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)
Vol 2, No 2 (2016)

PROGRESIVITAS ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN

Abdurohim Abdurohim (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Apr 2017

Abstract

Dewasa ini, kemajuan IPTEK sudah sedemikian mutakhir, tidak sekedar hadir di hadapanmanusia melainkan manunggal dan menjadi substansi dalam berbagai kehidupan. Di sisi lain,posisi penting tersebut menyebabkan IPTEK menjadi “pedang bermata dua”. Satu mata untukmanfaat dan satu mata untuk mudarat. Kemadaratan IPTEK berkisar pada tema kemerosotanmoral(dekadensi), kerusakan pada ekologi alam semesta(dekonstruksi), dan pengingkaran terhadapkekuasaan dan kebesaran Tuhan (denialisasi). Hal inilah yang harus menjadi perhatian manusia,khususnya para ilmuwan yang senantiasa menggembosi progresivitas lPTEK. Lalu, bagaimana Al-Qur’an sebagai sumber kajian dan ide-ide ilmiah menengarai permasalah-an ini? Selanjutnyaakan dibahas permasalahan tersebut dengan sistematika uraian sebagai berikut: Pertama, Konsepsimanusia sebagai khalifah di muka bumi. Kedua, Al-Qur’an sebagai sumber ide-ide ilmiah. Ketiga,Hakikat ilmu pengetahuan dan teknologi bagi manusia, dan keempat, Pesan nilai Al-Quran terhadapprogresivitas ilmu pengetahuan dan teknologi. Wacana tersebut dipandang penting diangkat kepermukaan, sebagai sebuah pencerahan (renaisans) pemahaman kepada manusia tentang lajuprogresif ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga akan diperoleh pe-mahaman, bahwaprogresivitas ilmu pengetahuan dan teknologi yang benar adalah yang tidak ber-tentangan dengannilai-nilai Al-Qur’an. Hakikat ilmu pengetahuan dan teknologi pun dipahami sebagai bukti kekuasaandan kebesaran Allah (Q.S. 65: 12); sebagai sarana kesejahteraan manusia (Q.S. 45: 13); sebagaitanda rasa syukur terhadap nikmat yang diberikan Allah (Q.S. 16: 78), dan sebagai jembatan menujukehidupan yang abadi (akhirat) (Q-S. 6: 32). Dengan demikian, progresivitas IPTEK yang dilakukanmanusia, tidak akan menimbulkan kerusakan pada alam, tidak melanggar hukum Allah, dan tidakmelenakan manusia sehingga melupakan kehidupan akhirat.Kata kunci: Progresivitas, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Al-Qur’an.

Copyrights © 2016