Pengabdian masyarakat ini merupakan kolaborasi antardisiplin antara bidang kesehatan (THT) dengan masyarakat dalam rangka Hari Kesehatan Nasional 2025 di Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan difokuskan pada dua kelompok sasaran: (1) anak-anak dengan disabilitas sensori (gangguan pendengaran) beserta orang tua mereka, dan (2) masyarakat umum yang mengalami keluhan telinga. Melalui pendekatan sosiologi klinis, kegiatan ini tidakhanya menyediakan layanan medis berupa screening audiometri dan pembersihan telinga, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang stunting, pelecehan seksual, serta pentingnya deteksi dini gangguan pendengaran. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pemeriksaan klinis, dan pendampingan sosial. Hasil menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat tinggi, dan banyak kasus gangguan pendengaran ringan hingga sedang berhasil diidentifikasi. Pendekatan sosiologi klinis terbukti efektif dalam membangun kesadaran kolektif sekaligus mengurangi stigma terhadap disabilitas sensori. Rekomendasi kebijakan mencakup integrasi layanan kesehatan primer dengan pendampingan sosial berbasis komunitas
Copyrights © 2026