Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia. Lansia dengan diabetes tipe 2 sering mengalami gangguan tidur akibat komplikasi seperti neuropati, poliuria, dan merusak glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan terapi sleep hygine dan slow deep breath pada penderita lanjut usia diabtes melitus dengan masalah penyebab gangguan pola tidur di UPT PSTW Jombang. Metode yang digunakan yaitu studi kasus dengan pendekatan proses perdarahan. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2 klien yang menderita diabetes melitus dengan masalah gangguan pola tidur, penelitian dilaksanakan selama 6 hari berturut-turut dengan intervensi sleep hygine dan slow deep breath selama 20-30 menit. Pengumpulan data yang meliputi pengkajian,menentukan diagnosa, melakukan intervensi, melakukan implementasi, dan menyebarkan. Hasil menunjukkan perbaikan kualitas tidur pada kedua klien setelah intervensi selama enam hari.Kesimpulan penelitian menunjukkan Keduanya mengalami gangguan pola tidur dengan penyebab berbeda, intervensi menggunakan teknik nonfarmakologi sleep hygine dan slow deep breath yang dilakukan enam hari menunjukkan peningkatan kualitas tidur pada kedua klien.
Copyrights © 2025