Pendidikan Agama Kristen (PAK) memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan iman peserta didik sejak dini, termasuk bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus seperti tunarungu. Anak tunarungu mengalami hambatan dalam mendengar secara total maupun sebagian, sehingga proses belajar mereka sangat bergantung pada metode visual dan bahasa isyarat. Dalam konteks ini, guru PAK dituntut untuk memiliki pendekatan yang kontekstual dan adaptif terhadap kebutuhan mereka. Strategi guru pendidikan agama Kristen dalam mengajar dan memberikan pembelajaran dengan metode visual dan memprioritaskan anak tuna rungu (tuli) untuk dapat memperoleh materi pembelajaran dengan baik. Tujuan penulisan ini yaitu untuk memberikan solusi kepada guru pendidikan agama Kristen untuk dapat mempunyai strategi belajar terkhusus kepada siswa tunarungu tuli (hard of hearing). Dalam tulisan ini penulis menggunakan metode studi pustaka dimana studi pustaka sendiri itu ialah teknik pengumpulan data melalui literatur atau sumber tertulis, misalnya buku, penelitian terdahulu, makalah, jurnal, artikel, dan hasil laporan yang sesuai dengan penelitian yang dibahas. Sumber data yang didapat oleh penulis bersumber dari dokumen atau arsip. Dokumen yang digunakan berdasarkan masalah atau judul yang dipilih. Hasil dari penulisan ini yaitu dalam mengajar anak tunarungu yang dibutuhkan oleh seorang guru PAK adalah pemilihan serta penggunaan strategi yang tepat, kreatif, sabar, dan punya ide menarik dalam memberikan pembelajaran sesuai kebutuhan anak.
Copyrights © 2025