This study aims to analyze and develop a computer network model at SMAN 1 Waringinkurung using the Rapid application development (RAD) method. The main problems at the school are an unstructured network topology, limited devices, an unstable internet connection, and the lack of a network monitoring system. The study involved direct observation and the identification of network needs. It designed a topology using RAD and tested it through simulation with Cisco Packet Tracer. The results show that a star topology, with well-placed Access Points and efficient IP segmentation, can improve coverage and stability throughout the school. The proposed model may be tested and improved before implementation and remains flexible for future needs. This study is expected to serve as a reference for similar educational environments.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengembangkan model jaringan komputer di SMAN 1 Waringinkurung menggunakan metode Rapid application development (RAD). Permasalahan utama yang dihadapi sekolah adalah topologi jaringan yang tidak terstruktur, keterbatasan perangkat, koneksi internet yang tidak stabil, dan belum adanya sistem monitoring jaringan. Penelitian dilakukan melalui observasi langsung, identifikasi kebutuhan jaringan, perancangan topologi dengan pendekatan RAD, serta simulasi dan pengujian menggunakan Cisco Packet Tracer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan topologi star dengan penambahan Access Point pada titik strategis dan segmentasi IP yang efisien mampu meningkatkan jangkauan dan stabilitas jaringan di seluruh area sekolah. Model jaringan yang dihasilkan dapat diuji dan diperbaiki secara iteratif sebelum implementasi nyata, serta fleksibel terhadap kebutuhan pengembangan di masa mendatang. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pengembangan jaringan komputer di lingkungan pendidikan yang memiliki kebutuhan serupa.
Copyrights © 2026