Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan sistematis mengenai tantangan pendidikan di Indonesia di tengah dinamika globalisasi dan keberagaman masyarakat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menganalisis 15 artikel jurnal ilmiah nasional yang terbit dalam rentang tahun 2019 hingga 2025 melalui teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama bukan terletak pada ketiadaan regulasi, melainkan kegagalan sistemik dalam menjembatani kesenjangan antara kebijakan UU Sisdiknas dan realitas implementasi di lapangan. Secara sosiologis, ditemukan paradoks di mana globalisasi memicu disorientasi budaya pada generasi muda, sementara agama memiliki peran ganda sebagai sumber potensi konflik sekaligus modal sosial (kohesi) melalui nilai ukhuwah dan ta'awun. Hambatan terbesar dalam tataran praktis teridentifikasi pada rendahnya kompetensi pedagogis guru dalam mengelola kelas inklusif, yang menyebabkan strategi inovatif seperti etnopedagogik dan experiential learning sulit diterapkan secara efektif. Penelitian ini menyimpulkan perlunya pergeseran paradigma dari adopsi teori multikultural murni menuju pendekatan berbasis kearifan lokal (indigenous pedagogy) serta reformasi pelatihan guru yang lebih adaptif
Copyrights © 2025