Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk kesehatan. Salah satu inovasi utama adalah penggunaan estetika digital dalam desain aplikasi kesehatan, media sosial, dan platform penyuluhan kesehatan. Estetika digital, yang mencakup elemen visual seperti warna, tipografi, dan tata letak, berperan penting dalam meningkatkan daya tarik dan pemahaman masyarakat terhadap kebijakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran estetika digital dalam pengembangan kebijakan kesehatan, dengan menggunakan pendekatan transdisipliner yang menggabungkan perspektif Sosiologi Teknologi dan Kesehatan Masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan wawancara mendalam terhadap praktisi kesehatan, pengembang teknologi, dan pengguna aplikasi kesehatan. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pengaruh estetika digital terhadap kebijakan kesehatan dan perilaku sosial. Penelitian ini juga menghubungkan teori Sosiologi Teknologi untuk memahami bagaimana estetika digital membentuk struktur sosial dan respons masyarakat terhadap kebijakan Kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika digital memiliki dampak signifikan dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap kebijakan kesehatan dan meningkatkan partisipasi mereka dalam program kesehatan. Desain yang menarik dan intuitif meningkatkan keterlibatan emosional dan memfasilitasi penyampaian pesan kesehatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengintegrasian estetika digital dalam kebijakan kesehatan dapat meningkatkan efektivitasnya, memperluas akses informasi, dan mendorong perubahan perilaku positif dalam masyarakat.
Copyrights © 2025