Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pembinaan karakter peserta didik melalui pendekatan integratif berbasis budaya sekolah, kurikulum, dan kearifan lokal dalam rangka mendukung visi Indonesia Emas 2045. Metode yang digunakan meliputi pelatihan guru, workshop penyusunan program karakter, pendampingan implementasi pembiasaan, serta monitoring dan evaluasi berbasis rubrik. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang efektif memerlukan integrasi antara nilai Pancasila, budaya lokal, dan strategi pembelajaran reflektif. Temuan ilmiah menunjukkan bahwa budaya lokal Lombok berfungsi sebagai character accelerator karena mampu meningkatkan motivasi intrinsik dan pemaknaan nilai oleh peserta didik. Selain itu, pelatihan guru terbukti menghasilkan perubahan signifikan pada kompetensi pedagogik dan moral modeling. Mekanisme evaluasi karakter berbasis rubrik juga terbukti memperkuat konsistensi pembiasaan di sekolah. Pengabdian ini berkontribusi pada pengembangan model pembinaan karakter yang relevan dengan tantangan era digital dan kebutuhan SDM Indonesia 2045.
Copyrights © 2025