Padi dan jagung merupakan komoditas penting yang mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat di Kecamatan Weliman. Perubahan iklim, ketersediaan sumber daya, serta kondisi lingkungan yang menyebabkan hasil panen sering berfluktuasi sehingga diperlukan metode estimasi yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi produksi padi dan jagung tahun 2024 hingga 2027 menggunakan model Verhulst dengan pendekatan numerik Adams-Bashforth-Moulton dan Milne-Simpson serta menentukan metode dengan tingkat akurasi terbaik. Data produksi tahun 2020 hingga 2023 digunakan sebagai data awal, sedangkan metode Runge-Kutta Orde Empat diterapkan untuk memperoleh nilai solusi awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode memberikan tren peningkatan produksi pada periode estimasi. Metode Adams-Bashforth-Moulton menghasilkan estimasi produksi padi sebesar 9.973 hingga 12.703 ton dan jagung sebesar 7.984 hingga 12.081 ton. Sementara itu metode Milne-Simpson menghasilkan estimasi 9.973 hingga 12.702 ton untuk padi serta 7.984 hingga 11.632 ton untuk jagung. Berdasarkan perhitungan galat relatif, metode Milne-Simpson memiliki galat lebih kecil sehingga lebih akurat dibandingkan metode Adams-Bashforth-Moulton. Secara keseluruhan, metode Milne-Simpson dapat direkomondasikan sebagai pendekatan estimasi produksi pertanian yang lebih efesien dan akurat untuk mendukung perencanaan produksi padi dan jagung di Kecamatan Weliman.
Copyrights © 2026