Kurangnya pemahaman tentang laporan keuangan yang disebabkan minimnya literasi informasi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi latar belakang penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini untuk menganilisis peran literasi informasi dalam menjangkau pemahaman pelaku UMKM Jodi di kota Gorontalo terhadap laporan keungan yang disajikan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan contoh studi kasus. Sumber data yang diperoleh adalah data primer melalui wawancara dan observasi dengan pelaku UMKM jodi di kota Gorontalo serta data sekunder berupa dokumen usaha dan literatur yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa literasi informasi berperan penting dalam meningkatkan pemahaman UMKM dalam menyajikan laporan keuangan. Khususnya dalam penggunaan aplikasi digital yang membantu proses pencatatan keuangan. Meskipun masih terdapat beberapa kendala dalam pengelolaan stok barang, literasi informasi memungkinkan pemilik usaha melakukan penyesuaian data dan pengambilan keputusan keuangan secara lebih tepat. Dengan demikian, literasi informasi berkontribusi positif terhadap efektivitas pengelolaan keuangan dan keberlanjutan usaha UMKM.
Copyrights © 2026