Efektivitas fungsi audit dan pengendalian internal masih relatif lemah, terbukti dari beberapa kasus di mana manajemen berhasil memanipulasi laporan keuangan meskipun telah melalui proses audit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas audit internal dan eksternal sebagai alat pengendalian internal dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas audit dipengaruhi secara signifikan oleh kekuatan sistem pengendalian internal, kompetensi dan independensi auditor, serta prosedur audit berbasis risiko. Prosedur seperti vouching, analisis tren dan rasio, konfirmasi eksternal, dan evaluasi desain dan implementasi pengendalian telah terbukti efektif dalam mendeteksi indikasi kecurangan, terutama pada area yang rentan seperti pengakuan pendapatan dan transaksi kas. Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat peran audit sebagai mekanisme strategis dalam mendeteksi dan mencegah kecurangan laporan keuangan di tengah kompleksitas transaksi bisnis dan semakin berkembangnya teknologi.
Copyrights © 2026