Kegiatan overhaul engine di industri perawatan alat berat berpotensi menghasilkan emisi gas rumah kaca akibat penggunaan energi listrik dan solar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi Global Warming Potential (GWP) dari proses overhaul engine di PT. United Tractors Cabang Balikpapan dengan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) ruang lingkup gate to gate. Data diperoleh melalui inventarisasi input energi pada setiap tahap proses, kemudian dihitung menggunakan faktor emisi listrik grid Indonesia sebesar 0,79 kg CO₂eq/kWh. Hasil penelitian menunjukkan total GWP per siklus overhaul engine sebesar 2,853 kg CO₂eq, dengan kontribusi terbesar berasal dari tahap washing (1,008 kg CO₂eq atau 35%) dan prewashing (0,881 kg CO₂eq atau 31%). Tahap assembly, disassembly, dan painting masing-masing menyumbang 17%, 12%, dan 5%. Dengan rata-rata tiga kali overhaul per bulan, emisi tahunan diperkirakan mencapai 100,8 kg CO₂eq. Nilai ini tergolong kecil dibandingkan target nasional emisi gas rumah kaca Indonesia pada tahun 2030 sebesar 1.805 Mt CO₂eq. Meskipun demikian, evaluasi emisi pada tingkat operasional tetap penting sebagai langkah mitigasi, terutama jika aktivitas serupa dilakukan secara masif. Upaya perbaikan dapat dilakukan melalui peningkatan efisiensi energi peralatan serta penggantian solar dengan water-based degreaser untuk menekan emisi VOC.
Copyrights © 2026