Latar Belakang: Hipertensi dapat dikontrol atau dikendalikan dengan Manajemen diri dan memodifikasi gaya hidup. Berdasarkan Kemenkes RI hanya 32,3% pasien hipertensi rutin minum obat, salah satu hal penting dalam mewujudkan perawatan diri yang baik yaitu dengan membangun keyakinan penderita terhadap kemampuannya dalam mempengaruhi hasil yang ingin dicapai atau yang disebut efikasi diri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan manajemen diri pasien hipertensi di RSU Negara. Metode: Metode penelitian adalah penelitian korelasi, dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 65 pasien hipertensi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Intrumen pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner General Self-Efficacy dan Hypertension Self Management Behaviour Quitionnare pasien hipertensi. Analisis data dengan menggunakan uji Rank Spearma. Hasil: Sebagian besar efikasi diri pada pasien hipertensi dengan kategori baik (58,5%) dan manajemen diri dengan kategori cukup (44,6%). Hasil analisis didapatkan bahwa ada hubungan efikasi diri dengan manajemen diri pasien hipertensi di RSU Negara, dengan nilai p=0,000 dan kekuatan korelasi nilai =0,544 dan arah korelasi positif. Pasien yang memiliki efikasi diri yang tinggi pada keyakinan mereka sendiri akan mengalami peningkatan signifikan dalam melakukan perawatan diri. Kesimpulan: Efikasi diri sangat diperlukan untuk menunjang keyakinan para pasien hipertensi agar mampu melakukan atau menerapkan manajemen diri dalam keseharian mereka untuk mencegah penyakit hipertensi tidak menjadi semakin parah.
Copyrights © 2025