Abstract : The Student Organization Capacity Strengthening Program (PPK Ormawa) is an initiative by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology of Indonesia to empower students as agents of social change. This article describes the implementation of the PPK Ormawa program by the Student Association of Economic Education in Kalimanggis Kulon Village, Kuningan Regency. The method applied was a participatory approach involving planning, implementation, monitoring, and evaluation stages. The results indicate significant improvements in three key areas: literacy, economy, and culture. The establishment of five literacy corners in each hamlet increased community reading interest, while the empowerment of local MSMEs (pareredan snacks) led to product diversification, modern packaging, and an average 25% income increase. In the cultural aspect, the establishment of an art studio and village festival encouraged youth involvement in preserving traditional arts. The study concludes that PPK Ormawa can create a smart village ecosystem based on literacy, creative economy, and local culture, with strong sustainability potential supported by the village government. Keywords: Community empowerment, literacy, MSMEs, local culture Abstrak : Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) merupakan salah satu upaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan sosial di masyarakat. Artikel ini menguraikan implementasi program PPK Ormawa oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi di Desa Kalimanggis Kulon, Kabupaten Kuningan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan perencanaan, implementasi, monitoring, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam tiga bidang utama, yakni literasi, ekonomi, dan budaya. Pojok literasi yang dibangun di lima dusun berhasil meningkatkan minat baca masyarakat, sementara pendampingan UMKM pareredan berdampak pada diversifikasi produk, modernisasi kemasan, dan kenaikan pendapatan rata-rata 25%. Pada aspek budaya, pembentukan sanggar seni dan festival desa meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam pelestarian seni tradisional. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa PPK Ormawa mampu menciptakan ekosistem desa cerdas berbasis literasi, ekonomi kreatif, dan budaya lokal, dengan potensi keberlanjutan yang kuat melalui dukungan pemerintah desa. Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, literasi, UMKM, budaya lokal
Copyrights © 2025