Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran Erigo melalui fitur siaran langsung atau live streaming di platform marketplace seperti Shopee Live, dengan fokus pada pemanfaatan prime time belanja malam hari. Studi ini menyoroti bagaimana Erigo mengeksploitasi pola perilaku konsumen generasi muda berusia 17-25 tahun yang merupakan digital-native dengan durasi penggunaan media sosial rata-rata tiga hingga lima jam per hari. Strategi tersebut mengintegrasikan keterlibatan brand ambassador papan atas seperti JKT48 dan Raffi Ahmad yang berfungsi sebagai social proof untuk meningkatkan kepercayaan dan kedekatan emosional konsumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan sesi live streaming pada pukul 19.00 hingga 23.00 WIB sangat efektif dalam memicu pembelian impulsif melalui kombinasi interaksi real-time, diskon agresif hingga 80 persen, dan peluncuran produk eksklusif yang menciptakan fenomena fear of missing out (FOMO). Efektivitas strategi berbasis momentum ini tercermin dari pencapaian omzet sebesar Rp5 miliar dalam waktu kurang dari 10 menit. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkenalkan dimensi temporal atau pengaturan waktu sebagai faktor krusial yang mengisi celah penelitian terdahulu, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi manajemen merek dalam mengoptimalkan alokasi sumber daya promosi sesuai ritme aktivitas digital target pasar.
Copyrights © 2026