Penelitian ini didasarkan pada urgensi penerapan teknologi digital dalam tata kelola pemerintahan guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengawasan obat dan makanan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kota Padang. Permasalahan umum yang diidentifikasi adalah rendahnya tingkat pemahaman dan pemanfaatan aplikasi BPOM Mobile oleh masyarakat akibat keterbatasan literasi digital, minimnya sosialisasi, serta akses teknologi yang belum merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan, pemanfaatan, serta kontribusi BPOM Mobile dalam mendukung pengawasan obat dan makanan berbasis digital di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan informan yang terdiri dari pengelola BPOM Padang dan masyarakat pengguna aplikasi. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan BPOM Mobile mempermudah masyarakat dalam memverifikasi izin edar produk, melaporkan pelanggaran, serta mengakses informasi keamanan pangan secara real time.Walaupun dalam penerapannya masih terdapat beberapa hambatan, Namun keseluruhan, BPOM Mobile terbukti menjadi inovasi pelayanan publik berbasis digital yang mampu memperkuat pengawasan, meningkatkan literasi masyarakat, dan mendukung pemberdayaan ekonomi lokal.
Copyrights © 2025