Penciptaan manusia merupakan salah satu tema penting dalam Al-Qur’an yang mengandung makna teologis, filosofis, dan moral yang mendalam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep penciptaan manusia dalam Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir tematik (tafsir maudhu‘i). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sumber data primer berasal dari ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas penciptaan manusia, sedangkan sumber data sekunder meliputi kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer serta literatur pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menjelaskan penciptaan manusia melalui beberapa tahapan, yaitu penciptaan dari unsur tanah, peniupan ruh pada diri Nabi Adam, serta proses biologis manusia dalam rahim. Selain itu, Al-Qur’an juga menegaskan bahwa tujuan utama penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah SWT dan menjalankan tugas sebagai khalifah di bumi. Dengan demikian, penciptaan manusia dalam perspektif Al-Qur’an tidak hanya dipahami secara biologis, tetapi juga mencakup dimensi spiritual, moral, dan tanggung jawab kemanusiaan.
Copyrights © 2025