Penyalahgunaan narkotika merupakan salah satu permasalahan serius yang berdampak luas terhadap aspek sosial, kesehatan, dan keamanan di Indonesia. Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP Jatim) berperan penting dalam mendukung program Jatim Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai upaya preventif dan edukatif untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menganalisis dan mendukung pelaksanaan strategi komunikasi publik Humas BNNP Jatim dalam mengadvokasi kebijakan Jatim Bersinar. Kegiatan dilaksanakan di Kantor BNNP Jawa Timur selama 40 hari, melibatkan observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi lapangan. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan meninjau efektivitas komunikasi dalam pelaksanaan program. Hasil menunjukkan bahwa strategi komunikasi publik berbasis kolaborasi dan edukasi digital efektif meningkatkan partisipasi masyarakat dan memperkuat kesadaran terhadap bahaya narkoba. Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan lapangan seperti tes urin, sosialisasi di Kelurahan Balongsari, serta dokumentasi kegiatan penegakan hukum memperlihatkan sinergi antara dunia akademik dan instansi pemerintah. Kegiatan ini membuktikan bahwa komunikasi publik yang terarah dan partisipatif mampu memperkuat advokasi kebijakan dan mempercepat terwujudnya lingkungan sosial bersih narkoba di Jawa Timur.
Copyrights © 2026