Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) jenis gaya komunikasi Penyuluh Agama Hindu di Kota Mataram, (2) implementasi gaya komunikasi yang diterapkan Penyuluh Agama Hindu di Kota Mataram,(3) implikasi dari gaya komunikasi Penyuluh Agama Hindu di Kota Mataram. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2025 dengan menganalisis gaya komunikasi pada lima orang penyuluh agama hindu di kota Mataram menggunakan pendekatan hermeneutika. Dengan pendekatan ini, gaya komunikasi dapat dianalisis tidak hanya sebagai teknik retoris, tetapi juga sebagai cerminan dari pemahaman, pengalaman spiritual, serta dinamika sosial. Penelitian ini menjadi penting dalam rangka menggali pola komunikasi penyuluh yang efektif, inklusif, dan kontekstual, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi komunikasi keagamaan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat Hindu masa kini. Berdasarkan analisis teori Gaya Komunikasi Stewart L. Tubbs & Sylvia Moss serta pendekatan Hermeneutika Hans-Georg Gadamer, penelitian menemukan bahwa : (1) kelima Penyuluh menggunakan gaya komunikasi yang berbeda-beda dengan penyesuaian terhadap konteks sosial, budaya, karakter audiens, dan isu keagamaan lokal. Jenis gaya komunikasi yang muncul meliputi: Structuring Style, Dynamic Style, Equalitarian Style, Controlling Style dan Recreational Style, (2) Implementasi gaya komunikasi para Penyuluh sangat beragam dan mencerminkan adaptasi terhadap kondisi sosial masyarakat kota Mataram yang multikultural. (3) Gaya komunikasi yang diterapkan para penyuluh berdampak pada beberapa aspek penting kehidupan keagamaan umat hindu di kota mataram, diantaranya adalah meningkatnya pemahaman keagamaan, meningkatnya keterlibatan dan partisipasi umat, penguatan identitas hindu dan moderasi beragama, meningkatkan efektivitas pembinaan keagamaan di era digital serta penguatan relasi sosial antara penyuluh dan umat
Copyrights © 2026