Kesadaran lingkungan merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, khususnya melalui peran lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan kesadaran lingkungan melalui program ekstrakurikuler di SMP Negeri I Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada siswa kelas VII, VIII, dan IX serta guru, dilengkapi dengan wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan analisis SWOT yang dikembangkan ke dalam matriks IFAS–EFAS untuk merumuskan strategi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki persepsi positif terhadap program lingkungan dan mengalami perubahan perilaku sehari-hari, meskipun masih dihadapkan pada kendala keterbatasan waktu, partisipasi yang belum merata, serta fasilitas pendukung yang terbatas. Strategi utama yang direkomendasikan meliputi integrasi program lingkungan ke dalam kurikulum dan ekstrakurikuler, inovasi kegiatan berbasis praktik, penguatan keteladanan guru, serta kolaborasi dengan orang tua dan pemangku kepentingan. Penelitian ini menegaskan bahwa program ekstrakurikuler lingkungan berpotensi menjadi instrumen efektif dalam membangun karakter dan kesadaran lingkungan siswa apabila dikelola secara berkelanjutan dan sistematis.
Copyrights © 2026