Penamaan jalan merupakan elemen penting dalam mendukung navigasi, aksesibilitas, dan pengelolaan wilayah, terutama di daerah pedesaan yang belum memiliki sistem informasi geografis yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pembuatan plang nama jalan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang terhadap kemudahan navigasi dan identifikasi lokasi di Jorong Balai Barueh, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap 10 warga yang tinggal di sekitar jalan-jalan yang dipasangi plang. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama: (1) keberadaan plang mempermudah navigasi dan pemberian petunjuk arah kepada pihak luar seperti kurir, tamu, dan petugas layanan publik; (2) plang memperkuat identitas lokal serta memperjelas tata kelola lingkungan melalui penamaan jalan yang mencerminkan budaya dan sejarah masyarakat; dan (3) keberadaan plang turut meningkatkan estetika serta ketertiban lingkungan, menjadikan desa lebih tertata dan menarik secara visual. Temuan ini memperlihatkan bahwa intervensi sederhana seperti pemasangan plang nama jalan mampu memberikan dampak nyata dalam membangun kualitas hidup masyarakat desa, baik dari aspek praktis maupun sosial budaya.
Copyrights © 2026