Penentuan jumlah produksi yang tidak tepat dapat menimbulkan kerugian bagi usaha roti akibat kelebihan atau kekurangan produksi. Toko Roti Sei Balai masih menentukan jumlah produksi berdasarkan perkiraan tanpa perhitungan yang terstruktur, sehingga diperlukan metode pendukung keputusan yang mampu menangani ketidakpastian. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah produksi roti menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto dengan variabel permintaan dan persediaan sebagai input serta produksi sebagai output. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi permintaan 300 unit dan persediaan 50 unit, metode Fuzzy Tsukamoto menghasilkan rekomendasi jumlah produksi roti sebesar ± 541 unit. Metode ini dapat membantu pengambilan keputusan produksi secara lebih optimal dan terukur.
Copyrights © 2026