Implementasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) di lembaga pendidikan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi administrasi dan kualitas layanan. Namun, keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada tingkat penerimaan penggunanya. Artikel ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 25 artikel penelitian untuk memetakan faktor yang mempengaruhi penerimaan teknologi di sekolah. Hasil analisis menunjukkan bahwa model TAM (Technology Acceptance Model) dan UTAUT (Unified Theory of Acceptance and Use of Technology) merupakan kerangka kerja dominan. Temuan kunci menunjukkan bahwa persepsi kemudahan, kegunaan, resiliensi guru, dan dukungan pimpinan adalah penentu utama keberhasilan implementasi SIM di Indonesia.
Copyrights © 2026