Desa Kusamba di Kabupaten Klungkung, Bali, merupakan sentra produksi olahan hasil perikanan melalui POKLAHSAR Ulam Sari Segara yang memproduksi ikan pindang dan abon ikan. Namun, mitra masih menghadapi kendala berupa rendahnya daya simpan produk, kualitas kemasan yang belum standar, keterbatasan manajemen usaha, serta pemasaran digital yang belum optimal. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kualitas produksi, kapasitas manajemen usaha, dan jangkauan pemasaran melalui pelatihan pengemasan, pelabelan, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), serta digitalisasi pemasaran. Kegiatan dilaksanakan selama delapan bulan melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi yang melibatkan 36 anggota POKLAHSAR. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: pemahaman desain kemasan mencapai 90%, pemahaman label 75%, kemampuan menghitung HPP 60%, dan keterampilan pengemasan vakum 75%. Selain itu, 100% peserta terlatih dalam pengemasan dan pelabelan, 75% mampu mengoperasikan alat pengemasan, 75% produk telah menggunakan kemasan fungsional, serta pemasaran digital meningkatkan jangkauan pasar hingga 50%. Dukungan alat produksi (freezer dan coolbox) turut memperbaiki mutu bahan baku. Program ini terbukti meningkatkan daya saing produk olahan ikan melalui inovasi teknologi pengemasan dan penguatan literasi manajemen serta pemasaran digital, sehingga mendukung keberlanjutan usaha perikanan masyarakat pesisir.
Copyrights © 2025