Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya profitabilitas sebagai indikator utama dalam menilai kinerja perusahaan serta dasar pertimbangan investor dalam pengambilan keputusan investasi. Industri food and beverages dipilih karena memiliki pertumbuhan yang relatif stabil dan menarik bagi investor, namun respons pasar terhadap setiap rasio profitabilitas pada sektor ini belum menunjukkan pola yang konsisten. Oleh karena itu, diperlukan kajian empiris untuk memahami sejauh mana rasio Return on Assets (ROA) dan Net Profit Margin (NPM) mampu menjelaskan variasi return saham. Fokus penelitian ini adalah menganalisis pengaruh ROA dan NPM terhadap return saham pada perusahaan sektor food and beverages. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui analisis regresi untuk menguji hubungan antara kedua indikator profitabilitas tersebut dengan return saham. Analisis ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai relevansi masing-masing rasio dalam memengaruhi persepsi investor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, yang menandakan bahwa efektivitas perusahaan dalam memanfaatkan aset untuk menghasilkan laba diapresiasi oleh pasar. Sebaliknya, NPM menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, mengindikasikan bahwa peningkatan margin laba bersih tidak selalu ditafsirkan sebagai sinyal positif oleh investor. Temuan ini menegaskan bahwa setiap indikator profitabilitas memiliki karakteristik pengaruh yang berbeda, sehingga memberikan kontribusi bagi literatur pasar modal serta implikasi praktis bagi investor dalam merumuskan strategi investasi.
Copyrights © 2026