Kulit buah kakao (KBK) merupakan limbah agroindustri yang melimpah dan belum dimanfaatkan secara optimal. Kandungan nutrien seperti serat kasar yang tinggi dan juga kandungan protein yang rendah sehingga diperlukan teknologi pengolahan seperti fermentasi untuk meningkatkan kualitas nutrisi kulit buah kakao. Fermentasi kulit buah kakao dapat meningkatkan daya cerna, menurunkan kandungan lignin, meningkatkan kadar protein, dan meminimalisir anti nutrisi theobromine. Review ini membahas pengolahan kulit buah kakao yaitu fermentasi terhadap kualiatas nutrisi dan performa ternak. Hasil studi menunjukkan bahwa penambahan T. viride dan S. cerevisiae pada kulit buah kakao dengan level 8% memberikan hasil terbaik pada peningkatan protein kasar sedangkan penambahan A.niger 0,5% memberikan hasil terbaik pada penurunan serat kasar. Kulit buah kakao yang difermentasi dengan Bioplus+jerami jagung dapat meningkatkan pertambahan bobot badan harian pada kambing lokal jantan. Pengolahan yang tepat dapat meningkatkan kandungan nutrisi dan juga performa pada ternak. Selain itu, pemanfaatan limbah ini mendukung prinsip ekonomi sirkular dan keberlanjutan dalam sektor peternakan. Dengan demikian, kulit buah kakao memiliki prospek menjanjikan sebagai pakan alternatif yang ekonomis dan ramah lingkungan bagi ruminansia.
Copyrights © 2025