Latar belakang: Kepatuhan terhadap terapi Anti Retro Viral (ARV) merupakan kunci keberhasilan dalam pengobatan infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Pengobatan ARV berkelanjutan mampu menekan HIV sehingga tidak terdeteksi, mengurangi risiko resistensi obat, meningkatkan kualitas dan kelangsungan hidup, meningkatkan kesehatan secara keseluruhan serta mengurangi risiko penularan HIV. Sebaliknya, ketidakpatuhan terhadap pengobatan merupakan penyebab utama kegagalan terapi. Tujuan: Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan kepatuhan minum obat ARV pada ODHA di wilayah kerja klinik M-P (ODHA). Metode: Desain yang digunakan adalah cross sectional, menggunakan total sampling dengan sampel sebanyak 115 responden. Penelitian dilakukan di wilayah kerja klinik M-P (ODHA). Kriteria sampel pada penelitian ini adalah pasien yang menderita HIV, bersedia menjadi responden, mendapatkan pengobatan ARV dari klinik M-P. Uji statistik yang digunakan adalah chi square. Hasil: Hasil didapat dari variabel independen, efikasi diri “yakin” sebanyak 56,5%, dan variabel dependen kepatuhan” patuh (< 3 kali lupa minum obat) sebanyak 47%, dan hasil bivariat terdapat hubungan antara efikasi diri dengan kepatuhan minum obat ARV dengan P value 0,024 < α 0,05. Kesimpulan: Perlunya keterlibatan keluarga sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO) dan keterlibatan kelompok sebaya serta dukungan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kepatuhan minum obat ARV.
Copyrights © 2024