Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kemampuan komunikasi matematis, penalaran matematis, dan analisis matematis terhadap kemampuan koneksi matematis siswa SMA. Koneksi matematis merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran matematika yang memungkinkan siswa untuk menghubungkan berbagai konsep matematika dengan situasi dunia nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linier berganda. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 01 Tanjung Raja, dengan sampel sebanyak 106 siswa yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Instrumen yang digunakan adalah tes yang mengukur komunikasi matematis, penalaran matematis, analisis matematis, dan koneksi matematis, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis dan kemampuan analisis matematis berpengaruh signifikan terhadap kemampuan koneksi matematis siswa, sedangkan kemampuan komunikasi matematis tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan koneksi matematis dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,855, yang berarti bahwa 85,5% variasi kemampuan koneksi matematis dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut. Temuan ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan kurikulum pendidikan matematika dengan lebih menekankan pada penguatan kemampuan penalaran dan analisis matematis siswa, serta kontribusi teoretis dalam memperkaya
Copyrights © 2025