Penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk penindasan terhadap perempuan dalam novel A Thosand Splendid Suns karya Khaled Hosseini dan BumiManusia karya Pramoedya Ananta Toer dengan menggunakan teori feminisme. Metode yang digunakan adalah metode deskrptif dengan teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan adanya delapan bentuk penindasan, yaitu diskriminasi, labelisasi, kekerasan, subordinasi, komodifikasi, marjinalisasi, objektifikasi seksual, beban ganda, dan feminisasi kemiskinan. Kedua novel meskipun berasal dari konteks budaya dan sejarah berbeda, memperlihatkan pola penindasan yang serupa serta menggambarkan ketahanan dan perlawanan perempuan terhadap sistem patriarki. Penelitian ini menegaskan bahwa karya sastra merupakan medium penting untuk memahami ketidakadilan gender dan perjuangan perempuan dalam masyarakat.
Copyrights © 2026