Novel YellowFace karya R.F. Kuang dan Selamat tinggal oleh Tere Liye sama-sama memberikan analisis tajam mengenai praktik plagiarisme, meskipun berada dalam konteks dan latar belakang yang berbeda. Penelitian ini memanfaatkan dua karya sastra untuk dibandingkan berdasarkan kajian sosiologi sastra dengan pendekatan kompratif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yakni mendeskripsikan pembajakan dalam novel Yellowface karya R. F. Kuang dan Selamat Tinggal karya Tere Liye sebagai sumber data penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan pada kedua novel tersebut diantaranya, dengan cara (1) memilih novel, kemudian dibaca dengan teliti, (2) menyusun dan mengklasifikasikan data yang telah diperoleh secara sistematis untuk memudahkan dalam menganalisis data tersebut, (3) mendeskripsikan data yang telah ditemukan dalam bentuk kalimat atau uraian, (4) menyimpulkan hasil penelitian yang telah diteliti secara keseluruhan. Hasil analisis menunjukan pembajakan karya dalam novel Yellowface, digambarkan secara ekstrim melalui tindakan tokoh utama yang secara sadar mencuri naskah milik temannya. Sementara itu, dalam novel Selamat Tinggal, pembajakan karya ditampilkan secara sistematis dan melibatkan banyak pihak dalam pembajakan buku. Tindakan ini tidak sekadar berupa pencurian naskah secara individual, tetapi lebih kepada reproduksi dan distribusi karya sastra secara ilegal.
Copyrights © 2026