Penggunaan obat dikatakan rasional apabila pasien menerima obat yang tepat sesuai dengan indikasi klinik, dosis yang diberikan sesuai kebutuhan dan standar terapi, jangka waktu yang cukup untuk terapi serta biaya pengobatan yang terjangkau untuk individu pasien. Penggunaan obat yang rasional akan berdampak pada efektifitas dan efisiensi biaya pengobatan, mencegah terjadinya resistensi antibiotika, menurunkan angka morbiditas dan mortalitas, mencegah terjadinya efek yang tidak diinginkan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap tenaga kesehatan. Sebaliknya, penggunaan obat yang tidak rasional akan berdampak pada penurunan kualitas terapi yang berdampak pada peningkatan morbiditas dan mortalitas, meningkatkan biaya pengobatan, menurunkan ketersediaan obat, meningkatkan resiko efek samping termasuk adanya resistensi antimikroba, serta aspek psikososial lainnya. Tenaga kesehatan, sistem pelayanan kesehatan, pasien dan masyarakat berkontribusi un tuk mewujudkan penggunaan obat yang rasional
Copyrights © 2026